
Asmirandah oh Asmirandah..
Udah pada tahu iklan Axe yang baru? Seorang pelayan cantik yang terkena pengaruh Axe Effect, menuliskan nomor teleponnya di atas roti hotdog. GAdis ini diperankan oleh Asmirandah.
Tadi malam saya iseng sms ke nomor yang ada di hotdog itu.
To: 08170080293
“Hi, ini mbak yg ada di iklan axe itu ya? boleh kenalan ga?”
Keep reading →
Categories: Unique
Tagged: Racun Dunia, Wanita
(Tulisan ini saya ambil dari blognya mbak anis, ditulis oleh Buya Syafi’i Maarif, salah satu toko pluralisme favorit saya. Adanya orang2 seperti beliau inilah yang membuat saya masih yakin, bahwa “Islam” memang rahmat bagi semesta alam)
Rasisme, Daki Kelam Peradaban
Ahmad Syafii Ma’arif
Adalah sahabat saya, pengusaha Maher Algadrie (putra Hamid Algadrie, seorang pejuang nasional dari Partai Sosialis Sutan Sjahrir), yang pernah bertutur kepada saya bahwa dari keturunan Arab Yaman ada yang punya gen radikal dan revolusioner. Saya tidak tahu apakah seorang Habib Rizieq Shihab, Abu Bakar Ba’asyir, Abdullah Sungkar, Habib Alhabsyi, dan sederetan yang lain, punya nasab revolusioner dari Yaman itu. Watak radikal dan revolusioner dengan mudah sekali dapat berubah menjadi beringas jika lepas kendali dari akal sehat dan kejernihan sikap.
Keep reading →
Categories: Indonesia · Islam · Pluralisme
Tagged: FPI, Free Thinking, Habib, Islam, Pluralisme, Radikal
Di luar sel kantor Kepolisian Daerah Jakarta Raya itu sebuah statemen dimaklumkan pada pertengahan Juni yang panas: ”SBY Pengecut!”
Yang membacakannya Abu Bakar Ba’asyir, disebut sebagai ”Amir” Majelis Mujahidin Indonesia, yang pernah dihukum karena terlibat aksi terorisme. Yang bikin statemen Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela Islam, yang sedang dalam tahanan polisi dan hari itu dikunjungi sang Amir.
Dari kejadian itu jelas: mencerca Presiden dapat dilakukan dengan gampang. Suara itu tak membuat kedua orang itu ditangkap, dijebloskan ke dalam sel pengap, atau dipancung.
Keep reading →
Categories: Indonesia · Islam
Tagged: Ba'asyir, Caping, FPI, Indonesia, Islam, Pluralisme, Radikal
Kau memberiku keindahan, pesona, dan kekaguman2 baru pada tiap perjumpaan. Begitu segar, hangat, dan menggairahkan.. seperti cinta pertama..
Sayang, aku mau mencintaimu 100 tahun lagi..
Categories: Love · Mellow
Tagged: Cinta, Gombal, Mellow, Menye-menye, Wanita
Sayang,
Saat kau terima email ini, mungkin aku masih asik bercengkerama dengan para pinguin, ato mungkin tengah berlari kelelahan menghindari kejaran beruang kutub yg begitu bernafsu menjadikan aku santap malamnya.
Kalo memang benar aku masih di kutub utara, engkau pasti heran bagaimana email ini bisa terkirim? Mengapa tidak? Apakah kau lupa bahwa sinyal kuat indosat ada di mana2 sayangku?
Keep reading →
Categories: Grouch · Love · Mellow · Unforgetable Moments
Tagged: Cinta, Gombal, Mellow, Menye-menye, Wanita
Hari ini (baca:kemarin) iseng nonton ayat-ayat cinta di plaza semanggi. Perasaan film ini dah semingguan diputer, tapi ko masih ramai juga peminatnya. Alhasil saudara-saudara saya dapet tempat di pojok, E-16. Ya lumayanlah daripada harus di depan, yg penting leher saya ga pegel.
Awalnya skeptis banget dengan film besutan Hanung Bramantyo ini, karena diproduksi oleh MD Enterntainment (Milik Punjabi bersaudara), ya tau sendirilah liat saja sinetron2 sampah yang bikin eneg tiap kali nyalain tv, mayoritas adalah bikinan mereka. Namun nama Hanung Bramantyo (dan tentunya test-testi yg ditulis di blogs), membuat saya penasaran juga untuk mecoba mencicipi film adaptasi dari novel yang berjudul sama.
Keep reading →
Categories: Film · Love
Tagged: Cinta, Film
“Aku juga mencintai-Mu, ya Allah. Darimu aku datang, kepada-Mu aku pulang. Engkau Tuhan Adam sampai manusia terakhir di ujung zaman, Tuhan galaksi dan bakteri, Tuhan mereka yang berbahagia juga yang menderita, Sembahan mereka yang sedang jatuh cinta, juga yang tengah menyiapkan gugatan cerai, Tuhan si kaya yang hidup berlebihan juga si miskin yang tak tahu apa lagi yang bisa dimakan… Kau Yang Terhebat, Kaulah Kebenaran Sejati, tujuan akhir para pengembara, Ada sebelum awal, tetap Ada setelah akhir.
Keep reading →
Categories: Islam · Love · Mellow
Tagged: Cinta, Doa, Mellow